Mengenal Jenis Asuransi Jiwa, Pahami Sebelum Membeli!

Asuransi jiwa merupakan jaminan yang diberikan seumur hidup tertanggung. Produk ini akan memberikan uang pertanggungan saat tertanggung meninggal dunia.

Produk asuransi ini cocok untuk konsumen yang ingin menggunakan proteksi diri sekaligus untuk menjadi tabungan atau dana darurat, cocok juga bagi yang membutuhkan jaminan penghasilan permanen dan cocok bagi calon konsumen yang ingin pertumbuhan investasi.

Saat membeli asuransi jiwa konsumen wajib mempelajari proposal yang ditawarkan oleh agen, memenuhi persyaratan, mempelajari cara pembayaran premi, mengisi Surat Permohonan Asuransi Jiwa, dan memahami cara mengajukan klaim.

Asuransi jiwa memiliki jenis diantaranya asuransi jiwa berjangka, asuransi unit link, asuransi jiwa dwiguna dan asuransi jiwa seumur hidup.

Asuransi jiwa berjangka merupakan jaminan yang berjangka pada waktu tertentu dan dibayarkan bila tertanggung meninggal dunia pada jangka waktu tersebut. Berikut adalah jenis asuransi jiwa berjangka:

  1. Asuransi jiwa berjangka melalui uang pertanggungan tetap dengan manfaat yang sama selama jangka waktu apabila tertanggung meninggal dunia.
  2. Asuransi jiwa berjangka melalui uang pertanggungan menurun yang memberikan manfaat kematian dengan nilai yang menurun saat polis dimulai sesuai dengan syarat dan ketentuan.
  3. Asuransi jiwa berjangka melalui uang pertanggungan meningkat dengan manfaat kematian yang terus meningkat pada nilai dan persentase yang ditetapkan.

Selain itu, terdapat jenis asuransi unit link yang memberikan manfaat jaminan perlindungan sekaligus investasi.

Premi yang dibayar oleh konsumen langsung dialokasikan untuk jaminan dan investasi, investasi ini akan diberikan kepada tertanggung.

Konsumen juga dapat mempertimbangkan membeli asuransi jiwa dwiguna dengan jaminan tertentu dan pembayaran dilakukan apabila tertanggung masih hidup.

Jika ingin menggunakan jenis asuransi jiwa seumur hidup maka kenali dua karakteristik asuransi ini yaitu memberikan pertanggungan seumur hidup selama polis berlaku dan memberikan pertanggungan sekaligus tabungan kepada tertanggung.

Asuransi jiwa seumur hidup memiliki jenis diantaranya asuransi jiwa seumur hidup tradisional, asuransi jiwa seumur hidup terakhir dan asuransi jiwa seumur hidup gabungan.

Keempat jenis asuransi jiwa diatas dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dari konsumen dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kesanggupan membayar premi.